Jika Anda merencanakan perjalanan melalui Rhine-Westphalia Utara, Anda mungkin memiliki daftar perjalanan berat. Berlin. Köln. Munich. Namun bagaimana jika Anda melewatkan keramaian tersebut dan menuju ke selatan menuju Arnsberg, lalu menyusuri Sungai Sieg hingga ke Siegen? Ini bukan sekedar titik di peta. Ini adalah kota yang diam-diam menyimpan salah satu warisan seni paling signifikan di Eropa Utara.
Siegen pertama kali disebutkan pada akhir abad ke-11, tetapi kota ini benar-benar dimulai ketika didirikan pada tahun 1224. DNA kota ini terpecah oleh sejarah. Dua kastil mendominasi cakrawala, masing-masing berfungsi sebagai tempat kedudukan cabang berbeda dari House of Nassau-Siegen. Persaingan sudah lama berlalu, namun bangunannya tetap ada.
Tempat Menemukan Rubens di Jerman Tengah
Kastil Atas diperuntukkan bagi cabang Katolik Roma. Di dalamnya, Anda akan menemukan Museum Siegerland. Kebanyakan orang terbang melewati ini. Seharusnya tidak. Museum ini memiliki galeri yang didedikasikan untuk Peter Paul Rubens.
Ya, itu Rubens.
Master Flemish ini lahir di Siegen pada tahun 1577. Jika Anda pernah menghabiskan waktu di museum-museum Eropa, Anda pasti tahu bahwa namanya sangat berpengaruh. Melihat karyanya di tempat kelahirannya yang sebenarnya adalah suatu sensasi tersendiri. Hal ini mendasari kemegahan barok dalam realitas lokal.
“Siegen menawarkan sejarah seni tinggi yang terkonsentrasi tanpa mengganggu lalu lintas wisata di pusat-pusat utama.”
Batu Kuno dan Akar Industri
Kastil Bawah milik cabang Protestan. Ini menyimpan ruang bawah tanah kerajaan yang menarik. Ini adalah tempat yang suram dan sepi dibandingkan dengan museum, namun arsitekturnya menggambarkan masa ketika kekuasaan diwarisi dan dipertahankan oleh tembok batu.
Berjalan lebih jauh ke kota dan lihat ke atas. Gereja St. Nicholas dibangun pada abad ke-13. Ini adalah gaya Romawi akhir. Apa yang membuatnya istimewa? Itu heksagonal. Sangat sedikit gereja Romawi heksagonal yang ada di utara Pegunungan Alpen. Ini salah satunya. Ini adalah keanehan geometris yang bertahan selama berabad-abad akibat perang dan reformasi.
Bahkan batu-batu yang lebih tua terletak di bawah Gereja St. Martin. Lantai mosaik yang ditemukan di sana berumur lebih dari 1.000 tahun. Fondasi ini membuktikan bahwa orang-orang telah menggali dan membangun di tempat ini sejak sebelum Kekaisaran Romawi Suci menjadi satu konsep.
Pergeseran dari Bijih ke Pendidikan
Anda mungkin bertanya-tanya apa yang mendorong kota ini saat ini. Dulunya adalah bijih besi. Distrik Siegerland dulunya kaya akan pertambangan. Industri itu kini menganggur. Keheningan tambang telah digantikan oleh dengungan pembuatan mesin dan pengerjaan logam.
Lalu ada Universitas Siegen. Didirikan pada tahun 1972, kota ini menempatkan kota ini pada peta akademis modern. Ini menarik siswa. Ini membawa energi tertentu ke jalanan yang tidak Anda dapatkan di kota-kota yang murni bersejarah.
Jumlah penduduknya sekitar 107.000 jiwa. Tempat ini cukup besar untuk memiliki restoran dan transit, cukup kecil untuk berjalan antara kastil dan gereja di sore hari.
Cara Mengunjungi Siegen Secara Efektif
Jika Anda memetakan rute melalui Rhine-Westphalia Utara, inilah kenyataan praktisnya.
- Waktu: Alokasikan satu hari penuh jika Anda ingin melihat kedua pemeran















