Shanghai adalah kota yang terus bergerak, tempat modernisasi pesat bertemu dengan tradisi yang dilestarikan dengan cermat. Panduan ini menawarkan pengalaman yang dikuratori dari atraksi-atraksi paling menarik, mulai dari seni dan masakan hingga keunikan budaya, yang dirancang untuk wisatawan yang menjelajahi kota metropolitan yang digerakkan oleh teknologi yang akhirnya dibuka kembali untuk dunia.
Shanghai Baru: Kenyamanan & Perubahan
Kota terbesar kedua di Tiongkok sedang mengalami revolusi yang tenang. Kendaraan listrik telah menenangkan lalu lintas, kereta api berkecepatan tinggi, dan sistem metro yang diperluas membuat penjelajahan menjadi lebih mudah, dan kehidupan sehari-hari hampir seluruhnya dilakukan melalui aplikasi seluler. Kenyamanan ini memberikan pembelajaran bagi pendatang baru, namun diperkenalkannya opsi transit bebas visa selama 10 hari bagi pengunjung dari banyak negara—termasuk Amerika Serikat—menandakan adanya pembaruan keterbukaan setelah penutupan pandemi.
Tempat Seni & Budaya
Dunia seni Shanghai berkembang pesat di ruang-ruang bersejarah yang telah diubah fungsinya.
- The Hive Center for Contemporary Art (270 East Beijing Road) memamerkan seniman Tiongkok terkemuka di bekas gedung bank.
- Museum Seni Rockbund (20 Huqiu Road) menampilkan pameran bergilir yang mencakup arsitektur, film, desain, dan pertunjukan.
- Bund Art Center’s Space 185 (185 Sichuan Middle Road) memadukan seniman internasional dan lokal dalam bangunan bergaya Renaisans.
Untuk melihat sekilas budaya lokal, kunjungi Bekas Kediaman Zhang Leping (Jalan Wuyuan 288), yang kini menjadi museum yang didedikasikan untuk serial komik anak-anak tercinta Sanmao.
Bersantap: Dari Jajanan Kaki Lima hingga Bintang Michelin
Kuliner Shanghai sama beragamnya dengan kota itu sendiri.
- Shanghai First Food Mall (720 East Nanjing Road) adalah surga camilan yang menawarkan kue kupu-kupu karamel dan kue krim—makanan favorit penduduk setempat yang secara resmi diakui sebagai bagian dari warisan budaya kota.
- Ren He Guan (407 Zhaojiabang Road) menyajikan hidangan otentik Shanghai dalam suasana yang terinspirasi tahun 1930-an.
- Cejerdary (59 Guangdong Road) menawarkan pengalaman kelas atas yang mengkhususkan diri pada kepiting berbulu, makanan lokal yang lezat.
- Denglong Wonton (663 West Jianguo Road) adalah tempat kecil namun legendaris untuk sup pangsit, di mana penduduk setempat bahkan memesan lemak babi ekstra untuk menambah rasa.
Kehidupan malam & Relaksasi
Kehidupan malam Shanghai menyeimbangkan tradisi dengan sentuhan modern.
- Bar Jazz di Fairmont Peace Hotel (20 East Nanjing Road) telah menjadi tuan rumah bagi band yang sama selama lebih dari 40 tahun, memberikan sebuah langkah mundur ke masa lalu.
- Regent Shanghai on the Bund (60 Huangpu Road) menawarkan pemandangan panorama kedua cakrawala dari restoran terasnya, Condé.
- Paal (94 Nanchang Road) adalah bar koktail trendi yang dirancang seperti ruang makan teman, mendorong pergaulan.
Untuk relaksasi, Kang You Si Ji (508 Dagu Road) menawarkan perawatan pengobatan tradisional Tiongkok, termasuk pijat Tuina dan pembersihan telinga.
Berkeliling: Teknologi & Logistik
Shanghai beralih ke aplikasi. Unduh WeChat dan Alipay sebelum kedatangan—mereka menangani sebagian besar pemesanan, pembayaran, dan transportasi. VPN penting untuk mengakses situs web yang diblokir seperti Google. Gunakan Didi (melalui WeChat atau Alipay) untuk perjalanan terjangkau, dan Shanghai Metro (dengan papan petunjuk berbahasa Inggris) untuk perjalanan efisien. Kereta Maglev Shanghai menawarkan koneksi secepat kilat dari Bandara Pudong.
Intinya
Shanghai adalah kota yang menghargai rasa ingin tahu. Kombinasi pesona sejarah, teknologi mutakhir, dan budaya yang dinamis menjadikannya destinasi yang berbeda dari destinasi lainnya. Merangkul gaya hidup digital dan memasuki evolusi kota yang pesat akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.


















