Qantas akan meluncurkan penerbangan nonstop pertama antara Bandara Sydney (SYD) dan Bandara Internasional Harry Reid (LAS) di Las Vegas, mulai tanggal 29 Desember. Rute tersebut akan beroperasi tiga kali seminggu—Selasa, Kamis, dan Minggu—menggunakan pesawat Boeing 787-9 hingga 12 Maret 2027. Penerbangan akan memakan waktu kurang lebih 13 jam 55 menit.
Memperluas Jaringan Qantas
Penambahan ini menjadikan Las Vegas sebagai tujuan keenam maskapai penerbangan Australia di AS, setelah Dallas-Fort Worth, Honolulu, Los Angeles, New York, dan San Francisco. Layanan baru ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan Qantas, yang didorong oleh pembaruan armada secara cepat, dengan rata-rata pengiriman satu pesawat baru setiap tiga minggu.
Maskapai ini menggunakan Airbus A220 dan A321neo untuk rute domestik dan regional, Boeing 787 untuk penerbangan jarak jauh, dan Airbus A350-1000 untuk ambisi “Project Sunrise” jarak jauh, termasuk layanan nonstop ke London dan New York. Menurut CEO Qantas International Cam Wallace, perluasan armada ini memungkinkan maskapai ini memanfaatkan permintaan dan membuka rute yang sebelumnya tidak dapat diakses.
Permintaan dan Kemitraan
Keputusan untuk meluncurkan rute SYD-LAS terjadi setelah Qantas berhasil mengoperasikan penerbangan charter ke Las Vegas untuk dimulainya musim National Rugby League sejak tahun 2024, yang menunjukkan permintaan pasar yang kuat. Rute baru ini juga akan memperkuat kemitraan Qantas dengan American Airlines, memberikan manfaat loyalitas timbal balik bagi anggota program AAdvantage dan frequent Flyer.
Perluasan jaringan terkini mencakup Perth ke Paris (2024), Melbourne ke Honolulu dan Sydney ke Sapporo (2025). Penambahan ini berkontribusi pada laba operasional sebesar 300 juta dolar Australia untuk bisnis internasional Qantas selama paruh pertama tahun fiskal 2026.
Pertumbuhan Internasional Vegas
Penerbangan ke Sydney merupakan kemenangan signifikan bagi Las Vegas, yang juga mendapatkan penerbangan baru tiga kali seminggu dari Air France mulai tanggal 15 April. Australia telah lama menjadi pasar internasional utama bagi Las Vegas, dan secara konsisten menduduki peringkat keempat sebagai sumber pengunjung terbesar sejak tahun 2010.
Pada tahun 2024, lebih dari 250.000 warga Australia mengunjungi Las Vegas. Meskipun jumlahnya belum sepenuhnya pulih ke tingkat sebelum pandemi, namun jumlahnya terus meningkat. LVCVA telah secara aktif memberikan insentif pada layanan internasional dengan menawarkan keringanan biaya bandara hingga $3 juta setiap tahunnya hingga tiga tahun kepada maskapai penerbangan yang meluncurkan rute baru. Saat ini, Korean Air menyediakan satu-satunya layanan nonstop antara LAS dan kawasan Asia-Pasifik melalui penerbangan ke Incheon.
Las Vegas secara konsisten menduduki peringkat kedua sebagai pasar luar negeri terbesar kami dan pasar internasional teratas tanpa penerbangan nonstop, kata Steve Hill, presiden dan CEO LVCVA.
Penambahan layanan nonstop Qantas mewakili langkah besar menuju konektivitas yang lebih baik bagi wisatawan Australia yang mencari akses langsung ke peluang hiburan dan bisnis di Las Vegas.


















