Hyatt diam-diam menambahkan merek hotel Vietnam baru, Wink Hotels, yang secara efektif menggandakan kehadirannya di negara tersebut. Fitur yang paling menonjol bukanlah perluasan itu sendiri, namun model menginap 24 jam yang ditawarkan di properti seperti Pusat Kota Wink Da Nang. Dengan $60, tamu mendapatkan waktu 24 jam penuh sejak check-in, dan Globalist menerima hingga 28 jam – sebuah keuntungan signifikan dibandingkan kebijakan hotel tradisional.

Wink Hotels: Pemain Baru dalam Portofolio Hyatt

Wink Hotels, diluncurkan pada tahun 2021, baru-baru ini bergabung dengan World of Hyatt di bawah merek lunak “Unscripted by Hyatt”. Kemitraan ini meningkatkan kehadiran Hyatt di Vietnam dari empat menjadi sepuluh lokasi. Jaringan ini menargetkan segmen gaya hidup kelas menengah, sebanding dengan Moxy atau CitizenM, dengan penekanan kuat pada desain dan budaya Vietnam.

Properti Wink membedakan dirinya melalui fitur layanan mandiri berteknologi tinggi, ruang kompak namun fungsional, dan ruang publik yang kuat termasuk area kerja bersama, bar, dan pusat kebugaran. Karakteristik yang menentukan adalah masa menginap 24 jam: tamu check-out tepat 24 jam setelah kedatangan, yang merupakan penyimpangan dari standar industri.

Saat ini, Wink Hotels beroperasi di Kota Ho Chi Minh, Da Nang, Hai Phong, Can Tho, Pantai Tuy Hoa, dan Hanoi Westlake (segera dibuka).

Pengalaman Tamu di Pusat Kota Wink Da Nang

Ulasan tamu baru-baru ini menyoroti kekuatan hotel ini: berlokasi sentral di dekat Katedral Pink Da Nang, properti ini menawarkan proses check-in yang efisien dan ruang kerja yang lengkap. Lobi memiliki toko dan bar 24/7.

Hotel ini melayani demografi yang lebih muda, memprioritaskan efisiensi daripada kemewahan. Gymnya di atas rata-rata, dengan pemandangan kota, dan ruang kerja bersama besar dan lengkap. Kamar-kamarnya, meskipun kompak, bersih dan fungsional, dilengkapi tempat tidur nyaman, TV pintar, dan stopkontak yang cukup.

Sarapan sudah termasuk dan sangat lengkap, dengan pilihan panas dan dingin termasuk stasiun telur, stasiun pho, dan kue-kue. Kopi buatan barista tersedia dengan sedikit biaya tambahan.

Mengapa Ini Penting

Munculnya model menginap 24 jam menantang struktur hotel tradisional. Banyak hotel yang secara efektif mengenakan biaya untuk jam kerja yang tidak terpakai, tetapi Wink Hotels menghilangkan hambatan ini. Pergeseran ini didorong oleh permintaan akan fleksibilitas, khususnya di kalangan digital nomad dan pelancong bisnis. Model ini memaksimalkan nilai bagi para tamu, terutama mereka yang memiliki jadwal tidak lazim atau penerbangan awal/terlambat.

Perluasan kehadiran Hyatt di Vietnam juga mencerminkan tren yang lebih luas: kelompok perhotelan semakin mencari pertumbuhan di pasar perjalanan yang sedang booming di Asia Tenggara. Keterjangkauan, daya tarik budaya, dan infrastruktur Vietnam yang semakin baik menjadikannya tujuan utama bagi pelancong bisnis dan rekreasi.

Kesimpulan:

Wink Hotels menawarkan pengalaman penginapan yang praktis, efisien, dan terjangkau, khususnya menarik bagi wisatawan yang memiliki anggaran terbatas dan pengembara digital. Model menginap 24 jam adalah fitur disruptif yang secara langsung mengatasi inefisiensi industri yang sudah berlangsung lama, sehingga memberikan nilai nyata bagi para tamu. Ekspansi ini menandakan komitmen Hyatt untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang terus berkembang di pasar Asia Tenggara yang dinamis.