CEO Air Canada Michael Rousseau akan pensiun pada akhir kuartal ketiga, maskapai tersebut mengumumkan Senin. Langkah ini dilakukan setelah meningkatnya pengawasan atas tanggapan perusahaan terhadap insiden pada bulan Desember di Bandara LaGuardia di New York, di mana sebuah jet Air Canada hampir bertabrakan dengan penerbangan Delta.
Pencarian Pengganti Sedang Berlangsung
Dewan direksi menyatakan bahwa mereka telah mempersiapkan kepergian Rousseau selama lebih dari dua tahun, mengembangkan kandidat internal melalui program kepemimpinan. Namun, mereka juga memulai pencarian eksternal pada bulan Januari, yang menandakan pentingnya menemukan penerus yang kuat. Waktunya menunjukkan bahwa dewan tersebut mungkin telah mempercepat rencananya sebagai tanggapan terhadap kritik baru-baru ini.
Kontroversi Kefasihan Bahasa Prancis
Kepemimpinan Rousseau juga ditandai dengan kontroversi atas ketidakmampuannya berbicara bahasa Prancis dengan lancar, sebuah masalah sensitivitas di Kanada di mana bahasa Inggris dan Prancis adalah bahasa resmi. Hal ini menjadi bahan perdebatan publik ketika ia kesulitan menjawab pertanyaan dalam bahasa Prancis pada sidang parlemen. Masalah ini menyoroti pertanyaan yang lebih luas tentang bilingualisme dalam kepemimpinan perusahaan Kanada.
Konteks: Meningkatnya Tekanan terhadap Akuntabilitas Perusahaan
Pengunduran diri CEO terjadi pada periode meningkatnya akuntabilitas para pemimpin perusahaan, khususnya di industri yang mengutamakan keselamatan dan kepercayaan publik. Kegagalan LaGuardia, ditambah kekhawatiran mengenai kemampuan bahasa Rousseau, kemungkinan besar mempercepat seruan untuk melakukan perubahan. Hal ini menggarisbawahi tren yang berkembang di mana perusahaan menghadapi tekanan untuk meningkatkan transparansi dan tanggap terhadap permasalahan publik.
Maskapai ini tidak merinci apakah keputusan tersebut terkait dengan insiden tersebut, namun waktunya menunjukkan ada kaitannya.
Kepergian Michael Rousseau menandakan perhitungan bagi Air Canada, di mana para pemimpin kini harus fokus pada keselamatan operasional dan ekspektasi budaya.


















