Hawaii sedang bergulat dengan hujan lebat dan berkepanjangan yang telah membebani infrastruktur, memicu tanah longsor yang berbahaya, dan memaksa evakuasi di beberapa pulau. Badai yang tak henti-hentinya, yang dimulai awal pekan ini, tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan kondisi berbahaya diperkirakan akan terus berlanjut hingga Minggu.

Curah Hujan dan Banjir yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Skala curah hujan signifikan secara historis. Honolulu sendiri telah mencatat curah hujan lebih dari 10 inci sejak Selasa—jauh melebihi rata-rata curah hujan bulan Maret yang hanya 6,36 inci. Beberapa daerah di Oahu memiliki curah hujan lebih dari 12 inci dalam 24 jam terakhir, sementara Maui basah kuyup lebih dari 23 inci. Banjir ini telah memenuhi tanah sehingga tidak ada lagi kapasitas untuk menyerap curah hujan lebih lanjut. Seperti yang dijelaskan oleh ahli meteorologi Patrick Blood dari National Weather Service di Honolulu, “Tidak ada tempat bagi air untuk mengalir kecuali limpasan.”

Evakuasi dan Kerusakan Infrastruktur

Banjir bandang mendorong evakuasi wajib di Pantai Utara Oahu, khususnya di kawasan Kamp Otake di Waialua. Bahaya langsungnya sudah jelas: tanah longsor merajalela, dan para pejabat melaporkan bahwa jumlah tanah longsor terlalu tinggi untuk dihitung secara akurat. Longsoran ini, ditambah dengan pohon-pohon tumbang dan tanah yang jenuh air, telah menyebabkan pemadaman listrik yang meluas dan penutupan jalan.

Mengapa Ini Penting

Kerentanan Hawaii terhadap curah hujan ekstrem disebabkan oleh keunikan geografinya. Medan vulkanik yang curam di pulau ini, dikombinasikan dengan curah hujan terkonsentrasi dari sungai-sungai di atmosfer, menciptakan kondisi ideal untuk terjadinya banjir bandang dan tanah longsor. Perubahan iklim memperparah peristiwa-peristiwa ini, menjadikannya lebih sering dan parah. Meskipun Hawaii selalu menghadapi hujan, volume hujan yang besar kini menimbulkan ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap masyarakat, infrastruktur, dan pariwisata.

Apa Selanjutnya

Layanan Cuaca Nasional memperingatkan bahwa kondisi akan tetap berbahaya hingga Minggu. Warga disarankan untuk memperhatikan perintah evakuasi, menghindari perjalanan yang tidak perlu, dan bersiap menghadapi gangguan yang berkelanjutan. Konsekuensi jangka panjang dari peristiwa ini mencakup potensi kerusakan pada rumah, tempat usaha, dan infrastruktur penting, serta risiko tanah longsor yang terus berlanjut.

Skala banjir menggarisbawahi meningkatnya kerentanan Hawaii terhadap peristiwa cuaca ekstrem, sehingga menuntut perhatian segera terhadap ketahanan infrastruktur dan kesiapsiagaan bencana.