CEO baru Frontier Airlines, James Dempsey, telah berjanji melakukan perubahan besar-besaran untuk mengatasi masalah penundaan dan pembatalan penerbangan yang sudah lama dialami maskapai tersebut. Maskapai ini, yang terkenal karena operasionalnya yang tidak dapat diandalkan, secara konsisten berada di antara maskapai-maskapai besar Amerika yang terburuk dalam hal kinerja tepat waktu dan pembatalan. Pada tahun 2024, Frontier membatalkan 2,3% dari seluruh penerbangan—persentase tertinggi dibandingkan maskapai besar mana pun—menyebabkan penumpang terlantar, terutama pada rute dengan layanan yang jarang.

Kekurangan Operasional dan Perubahan Kepemimpinan

Dempsey, yang baru-baru ini mengambil alih jabatan Barry Biffle, menegaskan bahwa situasi saat ini tidak dapat diterima. “Kami hanya tidak puas dengan rekor masa lalu kami,” katanya saat menyampaikan laporan pendapatan perusahaan. Maskapai ini menjajaki semua opsi untuk meningkatkan kinerjanya, termasuk mempersingkat waktu penyelesaian pesawat dan meningkatkan praktik pemeliharaan untuk mengurangi penundaan mekanis.

Penyesuaian Kapasitas dan Pergeseran Strategis

Frontier juga mengurangi ukuran armadanya dengan mengurangi sewa 24 pesawat, sebuah langkah setelah kerugian sebesar $137 juta pada tahun 2025. Perusahaan berencana untuk memaksimalkan efisiensi pesawat yang tersisa dengan meningkatkan penerbangan pada hari-hari dengan permintaan rendah, seperti Selasa, Rabu, dan Sabtu. Strategi ini sebagian didorong oleh kebangkrutan Spirit Airlines baru-baru ini, yang telah mengurangi persaingan dan menciptakan peluang bagi Frontier untuk mengisi lebih banyak kursi dalam rentang hari yang lebih luas.

Ekspansi di Atlanta dan Keunggulan Pasar

Frontier memanfaatkan berkurangnya kapasitas Spirit dan Southwest Airlines di Atlanta, yang kini memegang pangsa kursi tertinggi kedua di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta (ATL). Kapasitas kursi maskapai penerbangan di Atlanta meningkat sebesar 75% pada paruh pertama tahun 2026, bahkan melebihi basisnya di Denver. Dempsey mencatat bahwa pengurangan persaingan dari maskapai lain bermanfaat, memungkinkan Frontier memperluas kehadirannya.

Fasilitas Baru dan Peningkatan di Masa Depan

Penumpang dapat mengharapkan fasilitas baru, termasuk tempat duduk kelas satu di dua baris pertama semua pesawat Frontier, yang dijadwalkan untuk debut pada musim semi 2026. Maskapai ini juga berencana untuk memperkenalkan Wi-Fi di dalam pesawat pada awal tahun 2027.

Respon agresif Frontier terhadap kekurangan operasional dan perubahan lanskap kompetitif menunjukkan upaya serius untuk mengubah citra dan keandalannya. Restrukturisasi dan ekspansi strategis yang dilakukan maskapai ini, dikombinasikan dengan peningkatan fasilitas pelanggan, menunjukkan fokus baru dalam menarik dan mempertahankan penumpang di pasar yang sangat kompetitif.