Bagi banyak penggemar kartu kredit—terutama mereka yang mengumpulkan miles perjalanan atau fasilitas premium—mengelola portofolio kartu dalam jumlah besar adalah praktik yang umum. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan berulang: Dapatkah bank menutup rekening Anda hanya karena Anda belum menggunakannya?
Jawaban singkatnya adalah ya, tetapi ini bukanlah aturan universal. Memahami alasan bank melakukan hal ini dan pengaruhnya terhadap kesehatan keuangan Anda dapat membantu Anda mengelola rekening dengan lebih efektif.
Mengapa Penerbit Menutup Rekening Tidak Aktif
Untuk memahami mengapa bank menutup kartu yang tidak aktif, ada baiknya jika kita melihat model bisnisnya. Bank menghasilkan pendapatan melalui tiga saluran utama:
– Biaya tahunan dibayar oleh pemegang kartu.
– Biaya pedagang diperoleh setiap kali Anda menggesek kartu.
– Beban bunga dari saldo yang tercatat.
Saat kartu tidak digunakan, hal ini menunjukkan biaya peluang bagi penerbitnya. Mereka pada dasarnya mencadangkan batas kredit untuk Anda yang dapat dimanfaatkan dengan lebih baik oleh pelanggan yang aktif berbelanja.
Faktor “Biaya”.
Ada tren penting mengenai bagaimana bank memprioritaskan penutupan ini:
* Kartu Tanpa Biaya Tahunan: Ini memiliki risiko tertinggi. Karena bank tidak memungut biaya tahunan, hanya ada sedikit insentif finansial untuk tetap membuka rekening jika Anda tidak menghasilkan biaya atau bunga pedagang.
* Kartu Premium: Rekening dengan biaya tahunan yang tinggi kecil kemungkinannya untuk ditutup karena tidak aktif, karena biaya itu sendiri memberikan aliran pendapatan tetap bagi penerbitnya.
Nilai Strategis Kartu “Idle”.
Bahkan jika Anda tidak aktif berbelanja pada kartu tertentu, tetap membukanya dapat menjadi langkah yang diperhitungkan untuk meningkatkan skor kredit Anda. Profil kredit yang sehat sangat bergantung pada dua metrik utama:
- Pemanfaatan Kredit (30% dari skor Anda): Ini mengukur berapa banyak total kredit tersedia yang sebenarnya Anda gunakan. Dengan membiarkan beberapa kartu tetap terbuka—bahkan jika saldonya nol—Anda meningkatkan total batas kredit Anda, yang menurunkan rasio pemanfaatan keseluruhan dan meningkatkan skor Anda.
- Usia Kredit (15% dari skor Anda): Ini melacak usia rata-rata akun Anda. Semakin lama Anda membuka rekening, semakin tinggi usia kredit rata-rata Anda, yang menandakan stabilitas bagi pemberi pinjaman.
Selain nilai kredit, beberapa kartu layak dimiliki hanya karena keuntungannya, seperti kredit hotel tahunan atau penghargaan malam gratis yang mengimbangi biaya biaya tahunan.
Cara Melindungi Akun Anda
Meskipun bank mempunyai hak untuk menutup rekening, hal ini jarang dilakukan secara langsung atau agresif. Kebanyakan penerbit biasanya menunggu setidaknya 12 bulan setelah total tidak aktif sebelum mengambil tindakan. Selain itu, bank sering kali melihat hubungan total Anda dengan mereka; jika Anda memiliki beberapa akun aktif dengan satu institusi, kecil kemungkinannya untuk menutup satu kartu yang tidak aktif.
Jika Anda ingin memastikan kartu tertentu tetap aktif tanpa mengubah kebiasaan belanja harian Anda, ikuti langkah sederhana berikut:
- Check-in Kuartalan: Lakukan satu pembelian kecil (seperti kopi atau langganan digital) setiap tiga hingga enam bulan.
- Mengotomatiskan Tagihan Kecil: Siapkan pembayaran kecil berulang untuk memastikan kartu melihat “hidup” secara berkala.
Tips Pro: Anda tidak perlu menggunakan kartu tersebut setiap bulan agar tetap aman. Satu transaksi kecil setiap beberapa siklus penagihan biasanya cukup untuk memberi sinyal kepada bank bahwa rekening tersebut masih digunakan.
Ringkasan
Meskipun penerbit kartu kredit dapat menutup rekening karena tidak adanya aktivitas—terutama rekening yang tidak memiliki biaya tahunan—risikonya dapat dikelola. Dengan melakukan pembelian kecil sesekali, Anda dapat melindungi usia dan penggunaan kredit Anda sekaligus menjaga manfaat paling berharga Anda tetap utuh.


















