Seville, Spanyol, adalah kota yang dengan mudah memadukan sejarah, keindahan, dan aksesibilitas. Bahkan di musim dingin, iklim kota ini hangat, dan udaranya beraroma lebih dari 40.000 pohon jeruk. Secara historis merupakan pelabuhan penting bagi Spanyol, Seville menawarkan pengalaman budaya yang kaya: flamenco, gazpacho, adu banteng, tradisi berkuda, dan seni keramik yang dinamis. Katedralnya, istana Kerajaan Alcázar, dan Arsip Hindia secara kolektif ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. Di luar landmark ini, Seville baru-baru ini memperluas dunia seni kontemporernya dengan CAAC dan menambahkan replika Nao Victoria, kapal pertama yang mengelilingi dunia, di samping hotel butik baru seperti Cristine Bedfor dan Four Seasons yang akan datang.
Menyelami Inti Sejarah Sevilla
Sejarah aristokrat kota ini terlihat jelas di rumah-rumah seperti Casa de Pilatos dan Palacio de Las Dueñas, yang memamerkan kehidupan mewah dari berabad-abad yang lalu. Triana, yang dulunya merupakan distrik kelas pekerja di seberang Sungai Guadalquivir, mempertahankan tradisi dan pesona lokalnya yang berbeda. Sementara itu, Calle Feria di Alameda menawarkan toko-toko vintage, usaha kecil, dan pasar loak hari Kamis yang ramai. Museo de Bellas Artes menampung karya seni Spanyol Zaman Keemasan yang luar biasa karya para master seperti Murillo, Velázquez, Zurbarán, dan Goya, yang terletak di dalam tembok bersejarah bekas biara.
Katedral Seville, dengan menara lonceng La Giralda yang ikonis, berdiri sebagai katedral Gotik terbesar di dunia. Istana Kerajaan Alcázar, sebuah kompleks paviliun dan taman yang penuh hiasan, adalah salah satu istana tertua yang masih digunakan di Eropa, sejak abad ke-11. Arsip Umum Hindia berisi jutaan dokumen yang merinci sejarah kolonial Spanyol, dari Filipina hingga Amerika Selatan. Untuk pemandangan yang indah, kunjungi dek tinggi Setas de Sevilla.
Kerajinan Lokal dan Kenikmatan Kuliner
Seville adalah pusat kerajinan tangan dan cita rasa tradisional. Tenderete mengkurasi keramik, sedangkan Sombreros Antonio García telah memproduksi topi Spanyol sejak tahun 1847. Grabados Laurence Shand mengkhususkan diri pada peta antik dan cetakan Seville dan Spanyol. Arte y Pureza di Triana menawarkan produksi keramik dan ubin. Untuk hidangan lokal, kunjungi La Antigua Abacería, yang menjual anggur, keju, dan daging yang diawetkan.
Tempat bersantapnya beragam, mulai dari bar tapas seperti La Casa del Tigre, dengan dekorasi bohemia dan hidangan inovatif, hingga es krim artisanal di Gloria & Rositas. Casa Inquieta menawarkan tapas multi-ruang dengan pertunjukan flamenco akhir pekan, sementara Sissí menggabungkan bar retro dengan klub dansa. Untuk sarapan sepanjang hari, Billy Brunch menyediakan menu internasional, dan Bar Papanatas memiliki teras besar dengan tapas yang beragam. María Trifulca menyajikan hidangan laut tepi sungai dengan pemandangan menakjubkan, dan Zoco memadukan masakan Lebanon dan Spanyol.
Akomodasi: Dari Kemewahan hingga Butik
Seville menawarkan berbagai pilihan penginapan. Alfonso XIII, ditugaskan pada tahun 1929, memiliki 148 kamar mulai dari 650 euro. Cristine Bedfor Sevilla, dibuka pada bulan September, memiliki 28 kamar di teater yang telah dipugar, mulai dari sekitar 330 euro. H10 Casa de la Plata memadukan fasilitas modern dengan desain Andalusia, dengan kamar mulai 240 euro.
Berkeliling
Seville sangat ramah pejalan kaki dan ramah sepeda. Sevici, layanan berbagi sepeda, memiliki 2.500 sepeda yang tersedia. Taksi dan aplikasi ride-hailing terjangkau di pusat kota. Metro kereta ringan melayani pinggiran kota.
Rencana Perjalanan Akhir Pekan: Cita Rasa Seville
Jumat: Mulailah dengan makan siang di La Casa del Tigre, mencicipi taco babi dan wafer jahe (sekitar 80 euro untuk dua orang). Jelajahi toko-toko vintage di Calle Feria, termasuk Tenderete dan Sombreros Antonio García, dan nikmati es krim di Gloria & Rositas. Di malam hari, nikmati flamenco di Casa Inquieta (32 euro per pertunjukan) diikuti dengan koktail di Sissí (masing-masing 10-15 euro).
Sabtu: Mulailah dengan makan siang di Billy Brunch atau Bar Papanatas. Kunjungi Museo de Bellas Artes (1,50 euro) dan jelajahi peta antik di Grabados Laurence Shand. Seberangi sungai ke Triana untuk menikmati keramik di Arte y Pureza dan makan siang di María Trifulca (140 euro untuk dua orang), menikmati hidangan laut dengan pemandangan sungai. Habiskan sore hari menjelajahi toko-toko vintage di Calle Feria, termasuk Antro Vintage dan Jueves-Ropero Sevilla Vintage. Akhiri hari dengan bersantap bergaya pasar di Zoco (80 euro untuk dua orang).
Minggu: Nikmati sarapan di La Cacharreria sebelum menjelajahi Palacio de Las Dueñas (12 euro), membenamkan diri dalam suasana aristokrat Seville.
Seville memberikan pengalaman unik yang memadukan sejarah, budaya, dan fasilitas modern. Jalanannya yang bisa dilalui dengan berjalan kaki, kulinernya yang nikmat, dan suasananya yang semarak menjadikannya destinasi yang meninggalkan kesan mendalam.


















